Home » » Obat Semprot Hidung dan Antibiotik Untuk Radang Hidung (Sinusitis)

Obat Semprot Hidung dan Antibiotik Untuk Radang Hidung (Sinusitis)

Written By Teguh Iw on Kamis, 26 April 2012 | 11.30

Sinusitis, obat


Seorang pemuda, pelanggan, datang ke apotek pagi itu. Sebentar-sebentar dia mengusap hidungnya. Ada ingus yang meleleh, namun segera diusap dengan saputangan. Dengan suara sedikit sengau, dia bertanya padaku, "Mas, aku kena sinusitis. Apa obat yang bisa menyembuhkannya?". "Tentu saja ada", jawabku sigap. "Sebentar saya ambilkan". Dengan bergegas aku ambil produk obat antibiotik dan satu semprot hidung untuk mengurangi radang dihidungnya.

Sinusitis bukanlah penyakit yang dikatagorikan membahayakan. Sinusitis merupakan penyakit inflamasi dari sinus paranasal. Berdasarkan letak anatominya, ada 4 pasang sinus paranasal yakni sinus maksila, sinus frontal, sinus etmoid, dan sinus sphenoid. Dan sinusitis bisa saja menyerang tak hanya satu sinus, tapi bisa beberapa bahkan semua sinus. Kondisi terakhir lebih dikenal dengan sebutan pansinusitis.

Serangan sinusitis akut terjadi disebabkan terutama oleh rhinitis. Tak ayal jika penyakit ini dikenal juga rhinosinusitis. Acute bacterial rhinosinusitis (ABRS) biasanya berangkat juga dari infeksi virus saluran napas atas, gangguan imunodefisiensi, dan trauma yang bisa menyebabkan infeksi bakteri.

Biasanya sinusitis akut bisa sembuh dengan sendirinya. Tapi untuk mempercepat penyembuhan dan mencegah komplikasi lebih lanjut ke arah kronik, bisa diberikan antibiotik dan antiinflamasi. Pemberian produk antibiotik poten seperti sefadroksil (Longcef, Sedrofen), kotrimoksazol (Trichodazole), azitromisin (Mezatrin), Amoksisilin (Amoxsan, Kalmoxilin) dan kombinasi amoksisilin dengan asam klavulanat (Clavamox, Clabat, Claneksi) dapat dipertimbangkan.

Sementara kasus sinusitis kronik, inflamasi menetap lebih dari tiga bulan, perlu ditangani oleh tenaga spesialis yakni THT. Pasalnya, selain cukup sulit untuk menegakkan diagnosa karena keluhan yang tidak khas, sinusitis kronik kerap hadir bersama dengan penyakit lain, semisal asma atau alergi. Biasanya, pengobatan yang diberikan untuk mengatasi penyakit penyerta tersebut bisa juga membantu mengatasi sinusitis kronik.

Berdasarkan panduan Mayo clinic, pemberian antibiotik tidak begitu membantu dalam penanganan sinusitis kronik. Pengobatan yang direkomendasikan adalah pemberian anti-histamin, semprot hidung steroid, dan steroid sistemik. Pengobatan harus disesuaikan dengan gejala dan tingkat keparahannya. Efek sedasi dari anti histamin konvensional sekarang telah ter-cover dengan ditemukannya generasi baru yang lebih baik profil keamanannya.

Intervensi awal untuk mengatasi gejala sinusitis bisa diberikan dekongestan. Obat jenis ini bekerja dengan menyempitkan pembuluh darah di hidung juga menghambat serta menurunkan risiko menjadi sinusitis parah akibat virus atau bakteri. Dekongestan banyak tersedia di pasaran dengan berbagai bentuk preparat; semprot, tetes, dan inhaler.

Zat aktif yang biasa digunakan pada dekongestan nasal mencakup oxymetazoline, xylometazoline, phenylephrine, naphazoline, dan tetrahydrozoline. Oxymetazoline dan xylometazoline merupakan dekongestan kerja panjang yang mulai berefek dalam beberapa menit dan tetap efektif selama 6-8 jam. Saat menggunakan semprot hidung, pasien harus menyemprotkan tiap lubang hidung sekali. Setelah beberapa menit hingga obat diserap mukosa hidung, baru dilakukan semprotan kedua. Beberapa semprot hidung yang biasa digunakan diantaranya adalah Cutivate, Flixonase, Rhinocort Aqua dan Nasonex.

Kembali pada pemuda pelanggan apotek tadi. Setelah aku beri penjelasan mengenai cara pemakaian obat, terutama obat semprot hidung, dia kemudian berlalu setelah menyelesaikan transaksi. Lumayan...
Share this article :

8 komentar:

  1. Anak saya pakai obat semprot hidung nasonex, tapi harganya mahal..adakah yang lebih murah tapi berkualitas selain nasonex?

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. Terimakasih Infonya
    artikel yang bagus,
    sangat bermanfaat..
    Perkenalkan saya mahasiswa Fakultas Kedokteran di UII Yogyakarta
    :)
    twitter : @profiluii :)

    BalasHapus
  4. Ms mau nanya hidung saya flu sudah lama di obati ga sembu2 ginana solusi nya ya.dah ga bisa merasaka bau apapun?

    BalasHapus
  5. Ms mau nanya hidung saya flu sudah lama di obati ga sembu2 ginana solusi nya ya.dah ga bisa merasaka bau apapun?

    BalasHapus
  6. Ms saya mau tanya, kadang-kadang hidung saya mengeluarkan bau yang tidak sedap, apa ada obatnya?

    BalasHapus
  7. mas mau nanya...
    kalau saya sejak umur 14 thn sempe skarang 16 thn pilek saya ngga pernah sembuh2...
    pernah waktu umur 14 thn lendir keluar bercampur dengan darah...
    itu gimana mas..
    terimakasih

    BalasHapus
  8. artikelnya bagus pak
    sangat membantu

    BalasHapus

Popular Posts

Pengikut

 
Support : opyright © 2013. Obat dan Kesehatan - All Rights Reserved